.

.

.

.

Melalui Makanan Dan Minuman OAP Semakin Habis




Oleh : Ayub Nawipa
Opini, Dagiitonews--Pelanggaran Hak Asasi Manusia melalui makanan dan minuman  miras  yang dilazimkan oleh Negara Republik Indonesia TNI/POLRI/ INTEL/BIN dan Kelompok-kelompok Tertentu terhadap Orang asli rakyat papua barat semakin Habis . Pelanggran tersebut mereka rancang cara membunuh melalui minuman makanan itu. hati-hati makanan dan minuman yang di komsumsikan oleh Orang NKRI.

mereka pasang jaringan melalui warung-warung makan dan di pedagang-pedagang jual minuman aqua atau minuman manisan lainnya, dapat di racuni di khususkan buat orang asli papua dan di pisahkan di khususkan orang pendatang di atas bumi papua, cara penjualnya seperti itu.

Maka kasus pelanggaran tersebut seperti itu ada banyak orang asli papua yang mati melalui kecarunan dalam makan dan minum Saja. Sementara ini manusia rakyat asli papua yang meninggal karena itu saja. Maka ada kejadi ada mama satu yang nyata terjadi adalah sebagai berikut : masyarakat biasa, ada mama satu asal dari wamena barat, tinggal di jayapura, pasar yotefa di jayapura dia beli air Vit lalu di minum setelah satu detik langsung mama itu bengkak tubuhnya, langsung meninggal tempat. Kejadian itu di tengah masyarakat di pasar itu mereka semua sudah di saksikan bahwa benar-benar main melalui seperti itu. Maka tolong di waspadai.

dan selanjutnya terkait dengan masalah seperti ini tolong di tuliskan dengan baik lalu muat di komunitas ini, jangan di tinggalkan.

Pelanggara HAM melalui udara atau pembiusan juga sangat meningkat pesat di atas bumi papua barat. Namu ada laporan melalui sms, adanya kejadian alat pembiusan melalui udara seperti senjata. nama senjata itu adalah nubika sebagai senjata biologis kalau tembak di sebar luaskan racun lewat udara. Senjata ini sudah di lakukan daerah serui, akhirnya masyarakat setempat di serui kena diare. Dan virus racun itu lansung kena dengan tunbuhan yang ada di sekitar itu akhirnya kering.

Hal tersebut sebagai racun bius yang parah melalui udara, maka ada satu orang dapat di bunuh melalui itu sebagai berikut :

masyarakat biasa atas nama, Martinus Kamo mati dalam bis tembagapura di biuskan oleh intel dan bin pada tanggal 28-8-2007 di daerah timika. Martinus kamo naik bus Freeport dari mile 68 tembagapura menuju banti, penyakitnya semprot racun dalam bus, martinus kamo itu. memang betul dan benar karena telah mengetahui polusi udara papua barat semakin panas dan tidak enak. Info terkait harap di lanjutkan, jangan tinggalkan

pelanggaran HAM terkait dari daerah lain juga perlu di klarifikasi lalu muat di berbagi media sebagai salah satu mencari jalan solusi keluar dari penjajahan dan penindasa. info selanjutnya ikuti melalui sumber media lainnya.


 Editor: Admin/Anton
penulis adalah Mahasiswa papua yang di Sulawesi Utara

Share on Google Plus

About Knpb Sektor Dagiito

0 komentar:

Posting Komentar